UNDIP, Bali (3/11) – Universitas Diponegoro (UNDIP) terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan reputasi dan daya saing global melalui partisipasi dalamQS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026yang diselenggarakan diBali International Convention Centre(BICC), Bali. Forum internasional ini menjadi momentum penting bagi UNDIP untuk memperluas jejaring akademik, memperkuat kemitraan strategis, serta meningkatkan visibilitas institusi di tingkat internasional.
Dalam kegiatan tersebut, UNDIP diwakili oleh Wijayanto, Ph.D., Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik, bersama Prof. Hadiyanto, Direktur Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global (DRKKG). Kehadiran pimpinan UNDIP dalam forum pendidikan tinggi kawasan Asia Pasifik ini mencerminkan komitmen universitas untuk memperkuat diplomasi akademik dan membangun kolaborasi internasional yang berkelanjutan.
“Kehadiran UNDIP merefleksikan komitmen untuk memperkuat jejaring di Asia Pasifik, yang kami harapkan akan membantu meningkatkan capaian setiap indikatorQS WURsepertiAcademic Reputation,International Research Networkdancitation per faculty,” ujarnya.
Sorotan Utama dan Perkembangan Kegiatan

QS Higher Ed Summit: Asia Pacificmerupakan forum pendidikan tinggi internasional yang mempertemukan pimpinan universitas, akademisi, pengambil kebijakan, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara. Forum ini menjadi wadah untuk bertukar gagasan, mendiskusikan perkembangan pendidikan tinggi global, serta membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan internasionalisasi perguruan tinggi.
Partisipasi UNDIP dalam kegiatan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan reputasi global universitas, khususnya dalam memperkuat indikatorAcademic Reputation, Employer Reputation, dan International Research Networkyang menjadi komponen penting dalamQS World University Rankings.
Melalui berbagai agenda diskusi dan networking, delegasi UNDIP berupaya memperluas komunikasi dengan pimpinan dan perwakilan perguruan tinggi internasional. Interaksi tersebut diarahkan untuk membuka peluang kerja sama dalam bentuk penelitian bersama, publikasi ilmiah bereputasi, mobilitas akademik, serta pengembangan program pendidikan internasional.
Dampak Strategis dan Kolaborasi Berkelanjutan
Kehadiran UNDIP dalam forum ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keunggulan dan kontribusi universitas dalam berbagai bidang strategis, termasuk teknologi, kesehatan, ketahanan pangan, energi berkelanjutan, serta pengelolaan wilayah pesisir dan kelautan. Keunggulan tersebut menjadi modal penting dalam membangun kemitraan internasional yang berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan global.
Selain memperluas jejaring akademik, partisipasi UNDIP dalamQS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026diharapkan dapat memperkuat pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan dan penelitian yang dikembangkan universitas. Hubungan yang terbangun melalui forum ini akan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan keterlibatan UNDIP pada jejaring akademik dan riset global.
Langkah tersebut sejalan dengan arah pengembangan UNDIP sebagai universitas riset berkelas dunia yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan posisi dalam pemeringkatan internasional, tetapi juga pada penguatan kontribusi nyata melalui kolaborasi riset, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui partisipasi aktif dalamQS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026, UNDIP menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring strategis, meningkatkan reputasi akademik, serta memperkuat perannya dalam ekosistem pendidikan tinggi internasional. UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat. (Komunikasi Publik UNDIP/ DRKKG)